Jokowi:
Vaksinasi Covid-19 Dimulai Januari, Jangan Ada yang Bayar
Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan bahwa program vaksinasi Covid-19 akan dimulai pada Januari 2021. Ia memastikan bahwa masyarakat akan mendapatkan vaksin Covid-19 secara gratis. "Vaksin sudah ada, tetapi vaksinasinya akan dimulai pada bulan Januari," kata Jokowi ketika memberikan bantuan modal kerja kepada usaha mikro dan kecil di halaman istana Merdeka Jakarta, Rabu (16/16/2020).
Menurutnya, dokter, perawat, dan petugas kesehatan lainnya akan diprioritaskan untuk disuntikkan dengan vaksin Covid-19 sebelumnya. Kelompok prioritas penerima vaksin lain, TNI-POLRI dan Guru. "TNI dan polisi nasional karena dia mempertahankan kedaulatan negara. Kepolisian nasional memelihara ketertiban dan keamanan negara. Itu juga perlu diutamakan. Setelah itu, setelah itu kita akan mendapatkan vaksinasi," jelasnya.
Pedagang kecil menerima Rp 2,4 juta dari pemerintah. Jokowi menyadari bahwa Pandemi Covid-19 membuat omset Pedrayang hingga 50 persen atau lebih. Namun, dia meminta para pedagang untuk menjaga perdagangan dan tidak menutup bisnisnya. Jokowi percaya bahwa kondisinya akan kembali normal jika program vaksinasi Covid-19 telah dimulai.
"Jadi saya ingin pergi sehingga hal ini dalam suatu kondisi seperti ini pasti Hardy, memegang tes, tahan terhadap tekanan yang sulit. Sehingga pada titik normal kita kembali ke pergantian, keuntungan seperti dalam keadaan normal. Itu terjadi jika tidak ada nama Vaksinasi, "kata Jokowi.
Enam jenis vaksin
Sebelumnya, pemerintah memerintahkan enam jenis vaksin Covid-19 yang dapat digunakan di Indonesia untuk mengatasi Pandemi Corona. Enam jenis vaksin termasuk, AstraZeneca, China National Pharmaceutical Group Corporation (SINOPHARM), Moderna, Pfizer Inc. dan Bionech, dan Sinovac Biotech Ltd.
Seperti diketahui, pemerintah sendiri telah membawa 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 Sinovac, Cina. Vaksin baru telah menjadi bagian dari pengadaan tahap pertama 3 juta dosis. Vaksin Sinovac Covid-19 ini adalah SARS-COV-2 yang telah diperdebatkan.
Sebelum disuntikkan ke komunitas, vaksin harus terlebih dahulu melewati beberapa tahap dan harus mengantongi darurat penggunaan izin otorisasi dari badan pengawas narkoba dan makanan. Ini untuk memastikan kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Komentar
Posting Komentar