Polisi Cecar Ariza Patria 48 Pertanyaan terkait Kerumunan Acara
Rizieq Shihab
Deputi Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau Ariza telah diperiksa oleh Kepolisian Daerah Metro Jaya mengenai kerumunan di pemimpin Front Resister Islam (FPI) Rizieq Shihab.Dia mengaku dipertanyakan 46 pertanyaan oleh para peneliti. Dan lebih atau kurang diperiksa selama 8 jam.
"Dalam implementasinya dari 11.00 WIB melewati sampai pukul 19.00 WIB, sekitar 8 jam termasuk istirahat hari, asar dan matahari terbenam, ada 46 pertanyaan 16 halaman," kata Ariza setelah diperiksa di Kepolisian Regional Metro Jaya, Senin (23/2020) ),
Dia mengakui, bahwa dia memang ditanya tentang masalah-masalah di acara Rizieq Shihab.
"Dalam informasi yang saya sampaikan mengenai identitas pekerjaan, posisi penugasan, wewenang, dan pertanyaan-pertanyaan lain seperti masalah di Tebet dan juga Petamburan," jelasnya.
Namun, politisi Gerindra ini enggan menjelaskan secara rinci tentang pemeriksaan tentang kerumuman di acara Rizieq Shihab. "Rincian silakan minta peneliti. Saya pikir itu," katanya.
Memenuhi panggilan polisi
Riza Patria memenuhi panggilan polisi Regional Metro Jaya untuk memberikan klarifikasi kerumunan pada kepemimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab.
Ariza tiba di kantor Direktorat Investigasi Kriminal Polisi Regional Metro Jaya sekitar pukul 11.00 WIB, Senin (23/1/2020).
"Akan memenuhi panggilan polisi daerah Metro Jaya tentang klarifikasi di Petamburan saya akan memberikan informasi tentang fakta dan data sejauh yang saya tahu sesuai dengan peraturan ketentuan yang ada," katanya.
Ariza berharap pernyataannya tentang Rizieq Shihab dapat memberikan kejelasan tidak hanya untuk polisi, tetapi juga semua pihak.
"Jadi tidak ada yang saya tambahkan, dan juga tidak ada yang kurang. Semoga pernyataan saya dapat memberikan manfaat untuk memberikan kejelasan sehingga kecerahan dari apa partai mengharapkan semua pihak dengan adil dan proporsional," katanya.

Komentar
Posting Komentar