Langsung ke konten utama

Keuskupan Agung Jakarta Imbau Jemaat Tidak Mudik Natal



Keuskupan Agung Jakarta Imbau Jemaat Tidak Mudik Natal


Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) mengajukan banding kepada umat Katolik tidak akan pulang dan merayakan Natal secara sederhana. Ini untuk mengontrol penyebaran virus Corona atau Covid-19."Untuk mendukung mendukung upaya pemerintah untuk mengendalikan penyebaran Covid-19, umat Katolik di KAJ didorong untuk tidak melakukan Homecoming atau berlibur, untuk keamanan,


" kata Sekretaris Jenderal Keuskupan Keuskupan Agung Jakarta RM V Adi Prasojo, dalam pernyataan tertulis, dalam pernyataan tertulis diterima pada hari Minggu (12/12/2020). Dia berkata, dalam periode pandemi Covid-19 ini, semangat kegembiraan Natal masih dapat disajikan dengan cara yang sederhana.


"Mari kita sebagai putra-putra putri Allah membangun keluarga kerajaan Allah mencintai orang lain seperti dirimu sendiri, belajar untuk memahami, menerima, dan mencintai situasi pandemi Covid-19 dan dengan melihat, merasakan, mengalami cinta dan kemuliaan Tuhan, Juruselamat, "kata Adi Prasojo.


Sementara itu, Keuskupan Agung Jakarta menerbitkan keputusan mengenai implementasi penyembahan Natal tahun 2020 dalam periode pandemi Covid-19. Dalam SK 763/3512/2020, Keuskupan Jakarta menetapkan bahwa paroki telah memenuhi persyaratan yang diizinkan untuk meningkatkan jumlah massa offline.


"Massa offline dua kali pada 24 Desember 2020 dan 2 Offline pada 25 Desember 2020. Massa pontifikal akan diadakan secara offline pada 25 Desember pukul 11.00 oleh Uskup Igantius Cardinal Suharyo dari Gereja St. Virgin Mary diangkat ke surga - Katedral Jakarta Paroki dan siaran langsung oleh KAJ atau TVRI, "kata Adi Prasojo.


Protokol kesehatan

Misa Natal di Gereja Katedral

Uskup Agung Jakarta Mgr Ignatius Suharyo memimpin Misa Natal di Gereja Katedral, Jakarta, Selasa (25/12). Natal pada 2018 di Gereja Katedral Jakarta diadakan dengan melaksanakan tema Yesus Kristus kebijaksanaan bagi kita.

Romo Adi meminta itu selama ibadat Natal, jemaat patuh dengan aturan pembatasan atau protokol kesehatan. Semua kegiatan juga harus memperhatikan sejumlah hal.


"Pertama, paroki selalu melakukan diskusi dengan kontrol kelompok kontrol jika ditemukan kondisi yang tidak cocok dengan ketentuan, dua harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin, dan pemantauan dan evaluasi yang terus menerus," katanya, jika ada Paroki Breaking, lalu KAJ dapat menjeda 820 kegiatan Misa Natal.


"Jika dalam pelaksanaan kegiatan menemukan hal-hal yang tidak terpenuhi, Keuskupan Agung Jakarta dapat meninjau izin paroki atau menangguhkan sementara implementasi massa," kata Adi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gempa Magnitudo 5,1 Getarkan Bolaang Mongondow Timur

Gempa Magnitudo 5,1 Getarkan Bolaang Mongondow Timur Gempa besar-besaran 5,1 bersemangat Mongondow Timur Bola , Sulawesi Utara, Kamis (17/2020). Lindu terjadi pukul 3:30 malam. Gempa bumi tidak memiliki kemungkinan tsunami.Mengantisipasi gempa bumi,Ini harus dilakukan sebelumnya, untuk sesaat, dan setelah gempa bumi. Sebelum: - Pastikan struktur dan lokasi rumah Anda dapat menghindari bahaya yang disebabkan oleh gempa bumi, seperti tanah longsor atau pencairan. Mengevaluasi dan memperbarui struktur bangunan Anda untuk menghindari bahaya gempa bumi. - Kenali lingkungan di mana Anda bekerja: perhatikan lokasi pintu, lift, dan tangga darurat. Dia juga belajar di mana tempat paling aman untuk berlindung. - Pelajari cara melakukan pemadam api pertama dan pemadam kebakaran. - Daftarkan nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat gempa bumi. - Atur furnitur untuk menempel di dinding untuk menghindari jatuh, runtuh, berubah pada saat gempa. - Bangun objek keras di mana pun itu ada di ...

Jokowi: Vaksinasi Covid-19 Dimulai Januari, Jangan Ada yang Bayar

Jokowi: Vaksinasi Covid-19 Dimulai Januari, Jangan Ada yang Bayar Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan bahwa program vaksinasi Covid-19 akan dimulai pada Januari 2021. Ia memastikan bahwa masyarakat akan mendapatkan vaksin Covid-19 secara gratis. "Vaksin sudah ada, tetapi vaksinasinya akan dimulai pada bulan Januari," kata Jokowi ketika memberikan bantuan modal kerja kepada usaha mikro dan kecil di halaman istana Merdeka Jakarta, Rabu (16/16/2020). Menurutnya, dokter, perawat, dan petugas kesehatan lainnya akan diprioritaskan untuk disuntikkan dengan vaksin Covid-19 sebelumnya. Kelompok prioritas penerima vaksin lain, TNI-POLRI dan Guru. "TNI dan polisi nasional karena dia mempertahankan kedaulatan negara. Kepolisian nasional memelihara ketertiban dan keamanan negara. Itu juga perlu diutamakan. Setelah itu, setelah itu kita akan mendapatkan vaksinasi," jelasnya. Pedagang kecil menerima Rp 2,4 juta dari pemerintah. Jokowi menyadari bahwa Pandemi Covid-19 memb...

Kasus Rizieq Shihab Diambil Mabes Polri, Kabareskrim: Untuk Mudahkan Penyidikan

Kasus Rizieq Shihab Diambil Mabes Polri, Kabareskrim: Untuk Mudahkan Penyidikan   Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengatakan, menangani kasus pelanggaran protokol kesehatan (prokes) Pencegahan penyebaran virus korona atau Covid-19 yang melibatkankepemimpinan Front Defenders Islam (FPI) Rizieq Shihab diambil alih oleh Kepolisian Nasional. Bareskrim mulai hari ini. Termasuk kasus serupa yang terjadi di Banten. "Jadi kemarin hari Jumat, 18 Desember, penyelidik Polisi Bareskrim, Polda Metro Jaya, dan Jawa Barat, telah memegang gelar kasus. Dalam hal kasus kami memutuskan tiga kasus ditarik ke Polda Nasional Bareskrim," kata Listyo di Markas Besar Kepolisian Nasional, Jakarta Selatan, Senin (21/12/2020). Menurut Listyo, dua kasus adalah pelanggaran prokes yang melibatkan Rizieq Shihab, yaitu kerumunan di Petamburan Jakarta Barat dan Megamendung, Bogor. Sementara kasus lainnya adalah kegiatan Haul Syeh Abdul Qadir Qadir Jailir di Al-Istiqlaiyyah Islamic Boarding Sc...