Langsung ke konten utama

Razia Kerumunan, Pemuda di Tangerang Kedapatan Membawa Senjata Api




Razia Kerumunan, Pemuda di Tangerang Kedapatan Membawa Senjata Api

 


Polisi menemukan kaum muda di Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten membawa senjata api berkumpul selama serangan kerumunan orang banyak. Tidak hanya itu, asosiasi ternyata menjadi geng perah kendaraan bermotor (Curanmor) di Tangerang. Casus terungkap ketika polisi melakukan patroli rutin dan menerima laporan penghuni tentang kerumunan pemuda di daerah sewaan Cikupa, Tangerang.


Temukan laporan itu, petugas bergegas ke lokasi untuk memeriksa dan membubarkan kerumunan pemuda, mengingat situasi di Kabupaten Tangerang masih merupakan pembatasan sosial skala besar (PSBB) karena pandemi Covid-19. "Selanjutnya, petugas ke lokasi dan ternyata ada seorang pria muda yang berkumpul," kata Kepala Polisi Kota Tangerang, Sr. Comr. Ade Ary, Senin (28/12/2020).


Namun, ketika dia akan dikunjungi, tiba-tiba para remaja putra itu melarikan diri. Polisi yang melihat gerakan mencurigakan kemudian mengejar para pemuda. "Ketika dikejar, kami menemukan Y, dan ketika kami mencari, kami menemukan senjata api yang disimpan," kata kepala polisi.


Temukan 3 sepeda motor curian dan kunci t

Menemukan bukti, polisi melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan meneliti rumah sewaan yang digunakan sebagai tempat pertemuan, dapat ditemukan dalam bentuk 3 sepeda motor.


"Kami memeriksa untuk menyewa dan menemukan keberadaan 3 sepeda motor, kami memeriksa kendaraan dan ternyata sepeda motor dicuri, tidak hanya sepeda motor kami menemukan kunci leter t," kata kepala polisi.


Dari pemeriksaan tersangka, pada kenyataannya mereka adalah sindikat dari Curimor yang sering beraksi di daerah Tangerang selama sekitar satu tahun. Tiga motor itu dicuri oleh mereka dari berbagai daerah, yaitu Pasar Kemis, Cikupa dan Jatiuwung.


"Dari pengungkapan ini, kami masih terus menyelidiki, karena masih ada beberapa pemuda lain yang melarikan diri. Dan untuk saat ini, dua aktor kami yang lain telah berhasil mengidentifikasi dan sekarang dalam proses pengejaran," katanya.


Untuk tindakannya, pelaku ditugasi pasal 363 dari KUHP mengenai pencurian bobot dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Serta pasal 1 ayat 1 dari hukum darurat 1951 tentang penguasaan kepemilikan tentang senjata api dan amunisi secara ilegal atau tanpa hak dengan hukuman seumur hidup.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gempa Magnitudo 5,1 Getarkan Bolaang Mongondow Timur

Gempa Magnitudo 5,1 Getarkan Bolaang Mongondow Timur Gempa besar-besaran 5,1 bersemangat Mongondow Timur Bola , Sulawesi Utara, Kamis (17/2020). Lindu terjadi pukul 3:30 malam. Gempa bumi tidak memiliki kemungkinan tsunami.Mengantisipasi gempa bumi,Ini harus dilakukan sebelumnya, untuk sesaat, dan setelah gempa bumi. Sebelum: - Pastikan struktur dan lokasi rumah Anda dapat menghindari bahaya yang disebabkan oleh gempa bumi, seperti tanah longsor atau pencairan. Mengevaluasi dan memperbarui struktur bangunan Anda untuk menghindari bahaya gempa bumi. - Kenali lingkungan di mana Anda bekerja: perhatikan lokasi pintu, lift, dan tangga darurat. Dia juga belajar di mana tempat paling aman untuk berlindung. - Pelajari cara melakukan pemadam api pertama dan pemadam kebakaran. - Daftarkan nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat gempa bumi. - Atur furnitur untuk menempel di dinding untuk menghindari jatuh, runtuh, berubah pada saat gempa. - Bangun objek keras di mana pun itu ada di ...

Jokowi: Vaksinasi Covid-19 Dimulai Januari, Jangan Ada yang Bayar

Jokowi: Vaksinasi Covid-19 Dimulai Januari, Jangan Ada yang Bayar Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan bahwa program vaksinasi Covid-19 akan dimulai pada Januari 2021. Ia memastikan bahwa masyarakat akan mendapatkan vaksin Covid-19 secara gratis. "Vaksin sudah ada, tetapi vaksinasinya akan dimulai pada bulan Januari," kata Jokowi ketika memberikan bantuan modal kerja kepada usaha mikro dan kecil di halaman istana Merdeka Jakarta, Rabu (16/16/2020). Menurutnya, dokter, perawat, dan petugas kesehatan lainnya akan diprioritaskan untuk disuntikkan dengan vaksin Covid-19 sebelumnya. Kelompok prioritas penerima vaksin lain, TNI-POLRI dan Guru. "TNI dan polisi nasional karena dia mempertahankan kedaulatan negara. Kepolisian nasional memelihara ketertiban dan keamanan negara. Itu juga perlu diutamakan. Setelah itu, setelah itu kita akan mendapatkan vaksinasi," jelasnya. Pedagang kecil menerima Rp 2,4 juta dari pemerintah. Jokowi menyadari bahwa Pandemi Covid-19 memb...

Kasus Rizieq Shihab Diambil Mabes Polri, Kabareskrim: Untuk Mudahkan Penyidikan

Kasus Rizieq Shihab Diambil Mabes Polri, Kabareskrim: Untuk Mudahkan Penyidikan   Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengatakan, menangani kasus pelanggaran protokol kesehatan (prokes) Pencegahan penyebaran virus korona atau Covid-19 yang melibatkankepemimpinan Front Defenders Islam (FPI) Rizieq Shihab diambil alih oleh Kepolisian Nasional. Bareskrim mulai hari ini. Termasuk kasus serupa yang terjadi di Banten. "Jadi kemarin hari Jumat, 18 Desember, penyelidik Polisi Bareskrim, Polda Metro Jaya, dan Jawa Barat, telah memegang gelar kasus. Dalam hal kasus kami memutuskan tiga kasus ditarik ke Polda Nasional Bareskrim," kata Listyo di Markas Besar Kepolisian Nasional, Jakarta Selatan, Senin (21/12/2020). Menurut Listyo, dua kasus adalah pelanggaran prokes yang melibatkan Rizieq Shihab, yaitu kerumunan di Petamburan Jakarta Barat dan Megamendung, Bogor. Sementara kasus lainnya adalah kegiatan Haul Syeh Abdul Qadir Qadir Jailir di Al-Istiqlaiyyah Islamic Boarding Sc...