Langsung ke konten utama

KPK Minta Anak Rhoma Irama Kooperatif Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Banjar




KPK Minta Anak Rhoma Irama Kooperatif Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Banjar



Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan ia akan kembali untuk mengirim panggilan inspeksi ke Rommy Syahrial, seorang anak dari Raja Dangdut Rhoma Irama. Pernyataan Rommy membutuhkan tim investigasi KPK dalam kasus dugaan penyuapan pada proyek infrastruktur di jabatan PUPR City Banjar pada 2012-2017.


"Kami akan menjadwalkan pengembalian dengan mengirimkan panggilan sebagai saksi kepada orang yang bersangkutan. Kami tentu berharap bahwa Koperasi yang bersangkutan hadir lagi sesuai dengan waktu yang ditentukan dalam panggilan saksi," kata juru bicara KPK Ali Fikri, Senin (1/11 / 2021).



Ali berharap bahwa Rommy secara kooperatif memenuhi panggilan pemeriksaan tim investigasi. Selain itu, KPK menyatakan bahwa dia memiliki dua kali panggilan untuk pemeriksaan Rommy, tetapi tidak ada. Rommy sendiri telah mengunjungi markas Antirasuah dan mengaku tidak pernah menerima panggilan ujian. Rommy juga mengklaim tidak pernah mengambil bagian dalam proyek di pemerintah. Rommy berkata, Panngilan diajukan oleh penyelidik KPK.


Oleh karena itu, Ali meminta Rommy untuk menjelaskan kepada peneliti selama pemeriksaan nanti. Ali menyatakan bahwa pemeriksaan Rommy akan dijadwalkan lagi oleh para peneliti.


"Jika orang yang bersangkutan terasa salah, tolong jelaskan dalam pemeriksaan sebelum tim investigasi KPK. Kami memastikan panggilan seseorang sebagai saksi tentu saja karena kebutuhan penyelidikan dengan tujuan membuat cahaya para tersangka dalam hal ini kasus, "kata Ali.


Kunjungi KPK.


Sebelumnya dilaporkan, putra Rhoma Irama, Romy Syahrial mengunjungi gedung KPK pada Senin (18/1/2021). Romy mengklaim dia tidak pernah mengikuti proyek pemerintah. "Saya tidak bermain proyek. Sekarang jika Anda ingin belajar seekor kuda kepada saya. Jadi itu tidak memainkan proyek saya," katanya di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (18/1/2021).


Selain mengaku tidak pernah mengikuti proyek, Romy juga mengaku tidak pernah bermain banjar. Dia juga mengklaim dia tidak tahu nama-nama mereka yang didakwa sebagai tersangka oleh KPK. "Tidak ada yang tahu, sampai saya memberi tahu Pak Nature (Pengacara) nama ini saya tidak tahu. Dan saya sampai hari ini belum pernah ke Banjar," katanya.


Untuk informasi Anda, KPK sedang menyelidiki kasus dugaan korupsi terkait dengan proyek kerja infrastruktur di kantor PUPR Kota Banjar pada 2012-2017. Tetapi KPK belum mengumumkan secara rinci pembangunan kasus dan tersangka dalam kasus ini.


Saat ini, penyelidik masih melaksanakan tahap pengumpulan bukti bahwa di antara mereka memeriksa saksi dan melakukan pencarian di beberapa tempat di kota Banjar. Salah satu lokasi yang telah dicari adalah pendopo Walikota Banjar.


"Kami saat ini tidak dapat memberikan detail pihak yang disebut sebagai tersangka karena kami telah menyampaikan bahwa kebijakan kepemimpinan KPK terkait dengan pengumuman tersangka akan dilakukan ketika penangkapan atau penahanan telah dilakukan," kata Ali. waktu lalu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gempa Magnitudo 5,1 Getarkan Bolaang Mongondow Timur

Gempa Magnitudo 5,1 Getarkan Bolaang Mongondow Timur Gempa besar-besaran 5,1 bersemangat Mongondow Timur Bola , Sulawesi Utara, Kamis (17/2020). Lindu terjadi pukul 3:30 malam. Gempa bumi tidak memiliki kemungkinan tsunami.Mengantisipasi gempa bumi,Ini harus dilakukan sebelumnya, untuk sesaat, dan setelah gempa bumi. Sebelum: - Pastikan struktur dan lokasi rumah Anda dapat menghindari bahaya yang disebabkan oleh gempa bumi, seperti tanah longsor atau pencairan. Mengevaluasi dan memperbarui struktur bangunan Anda untuk menghindari bahaya gempa bumi. - Kenali lingkungan di mana Anda bekerja: perhatikan lokasi pintu, lift, dan tangga darurat. Dia juga belajar di mana tempat paling aman untuk berlindung. - Pelajari cara melakukan pemadam api pertama dan pemadam kebakaran. - Daftarkan nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat gempa bumi. - Atur furnitur untuk menempel di dinding untuk menghindari jatuh, runtuh, berubah pada saat gempa. - Bangun objek keras di mana pun itu ada di ...

Jokowi: Vaksinasi Covid-19 Dimulai Januari, Jangan Ada yang Bayar

Jokowi: Vaksinasi Covid-19 Dimulai Januari, Jangan Ada yang Bayar Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan bahwa program vaksinasi Covid-19 akan dimulai pada Januari 2021. Ia memastikan bahwa masyarakat akan mendapatkan vaksin Covid-19 secara gratis. "Vaksin sudah ada, tetapi vaksinasinya akan dimulai pada bulan Januari," kata Jokowi ketika memberikan bantuan modal kerja kepada usaha mikro dan kecil di halaman istana Merdeka Jakarta, Rabu (16/16/2020). Menurutnya, dokter, perawat, dan petugas kesehatan lainnya akan diprioritaskan untuk disuntikkan dengan vaksin Covid-19 sebelumnya. Kelompok prioritas penerima vaksin lain, TNI-POLRI dan Guru. "TNI dan polisi nasional karena dia mempertahankan kedaulatan negara. Kepolisian nasional memelihara ketertiban dan keamanan negara. Itu juga perlu diutamakan. Setelah itu, setelah itu kita akan mendapatkan vaksinasi," jelasnya. Pedagang kecil menerima Rp 2,4 juta dari pemerintah. Jokowi menyadari bahwa Pandemi Covid-19 memb...

Kasus Rizieq Shihab Diambil Mabes Polri, Kabareskrim: Untuk Mudahkan Penyidikan

Kasus Rizieq Shihab Diambil Mabes Polri, Kabareskrim: Untuk Mudahkan Penyidikan   Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengatakan, menangani kasus pelanggaran protokol kesehatan (prokes) Pencegahan penyebaran virus korona atau Covid-19 yang melibatkankepemimpinan Front Defenders Islam (FPI) Rizieq Shihab diambil alih oleh Kepolisian Nasional. Bareskrim mulai hari ini. Termasuk kasus serupa yang terjadi di Banten. "Jadi kemarin hari Jumat, 18 Desember, penyelidik Polisi Bareskrim, Polda Metro Jaya, dan Jawa Barat, telah memegang gelar kasus. Dalam hal kasus kami memutuskan tiga kasus ditarik ke Polda Nasional Bareskrim," kata Listyo di Markas Besar Kepolisian Nasional, Jakarta Selatan, Senin (21/12/2020). Menurut Listyo, dua kasus adalah pelanggaran prokes yang melibatkan Rizieq Shihab, yaitu kerumunan di Petamburan Jakarta Barat dan Megamendung, Bogor. Sementara kasus lainnya adalah kegiatan Haul Syeh Abdul Qadir Qadir Jailir di Al-Istiqlaiyyah Islamic Boarding Sc...