BLK
Banyuwangi Siap Cetak SDM Terampil Bidang Pariwisata
Direktur Jenderal Pelatihan dan Pengembangan Produktivitas (Binattas) Kementerian Tenaga Kerja, Budi Hartawan, mengunjungi Pusat Pelatihan Kerja Banyuwangi (BLK), Jawa Timur, Kamis (11/2/201). Dalam kunjungan tersebut, Direktur Jenderal Budi telah melakukan perjalanan ke lokakarya kejuruan otomotif, informasi teknologi dan komunikasi, pemrosesan, pertanian, pakaian pakaian, dan pariwisata. Budi juga berbicara dengan siswa yang sedang belajar di Blk.
Dari sejumlah kejuruan yang ada, pariwisata menjadi andalan BLK Banyuwangi. Itu karena di Banyuwangi ada banyak tempat wisata menarik bagi wisatawan. "Salah satu kejuruan di Banyuwangi Blk yang sangat diminati adalah pariwisata. Selain itu, di Banyuwangi ada banyak tempat yang merupakan tujuan wisata yang tentu membutuhkan SDM yang memiliki kompetensi kerja," kata Dirjen Budi.
Melihat pariwisata di Banyuwangi yang berkembang pesat, Direktur Jenderal Budi menyarankan BLK untuk terus mengintensifkan pelatihan di bidang keramahtamahan dan pariwisata, sehingga peserta dari pelatihan kerja yang ada menjadi pekerja yang kompetitif. "Potensi pariwisata di Banyuwangi hebat. Karena itu, tidak diragukan lagi bagi orang untuk memiliki keterampilan terkait pariwisata," kata Budi.
Pada kesempatan ini, ia tidak lupa untuk menghargai kinerja karyawan BLK yang berhasil mengatur kantor dan lingkungannya. Meskipun usia masih relatif baru, BLK Banyuwangi telah dilengkapi dengan infrastruktur lengkap yang cukup seperti bangunan dan peralatan bengkel dari setiap venue kejuruan, asrama dan olahraga.
Sementara itu, Kepala Blk Banyuwangi, Rusman, menambahkan bahwa BLK akan memberikan keterampilan yang memadai bagi peserta ketenagakerjaan. Mereka yang berada di usia tenaga kerja yang produktif dapat membuka bisnis secara mandiri.
"Setiap kelas lokakarya yang dipegang oleh BLK Banyuwangi akan siap untuk mengakomodasi peserta kerja untuk meningkatkan keterampilan serta keahlian. Saat menghadiri pendidikan dalam Peserta BLK tidak perlu mengeluarkan biaya gratis," kata Rusman.
Peserta pelatihan kerja juga dapat memperoleh sertifikat kompetensi sesuai dengan bidang yang telah mereka ambil. Keterampilan dan keterampilan dalam BLK ini dapat menjadi ketentuan untuk kewirausahaan, sedangkan sertifikat kompetensi dapat digunakan ketika mengajukan pekerjaan.

Komentar
Posting Komentar