Langsung ke konten utama

KLB Demokrat di Sumut Dilaporkan ke Polisi, Diduga Ada Pelanggaran Prokes Covid-19




KLB Demokrat di Sumut Dilaporkan ke Polisi, Diduga Ada Pelanggaran Prokes Covid-19



Gerakan Pemuda Islam (GPI) Jakarta melaporkan dugaan pelanggaran pencegahan pro-protokol (prokes) dari penyebaran virus Corona yang mengakibatkan Covid-19 di Kongres Luar Biasa Partai Demokrat (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara. Jenderal Kepemimpinan Regional GPI Jakarta, kata Rahmat Himran, laporan tentang KLB Demokrat masih diproses oleh petugas Bareskrim Polisi Nasional.


"Kami telah berkoordinasi dengan markas polisi SPKT Bareskrim, Alhamdulillah kami telah mengajukan bukti dan saat ini dalam tahap koordinasi dengan para pemimpin di kantor pusat polisi nasional Bareskrim," kata Rahmat di Markas Besar Kepolisian Nasional, Jakarta Selatan, Senin (8/3) / 2021). Menurutnya, partainya belum menerima jumlah dokumen laporan polisi (LP) karena masih ada sejumlah hal yang perlu dikoordinasikan antara proses melalui bukti yang diterima.


"Nanti kita akan dilaporkan untuk dikembalikan untuk melakukan BAP terhadap partai yang dilaporkan, nantinya akan dikeluarkan oleh markas polisi nasional SPKT Bareskrim. Kami dari pihak pelapor akan dilaporkan bahwa elemen hukum memenuhi laporan kami, laporan kami akan segera menjadi Diproses oleh Unit Investigasi Kriminal Polri, "jelas Rahmat tentang laporan dugaan pelanggaran protokol di KLB Demokrat di Sumatera Utara.


Bawalah Bukti


Rahmat berkata, pestanya membawa sejumlah foto dan video KLB dari Partai Demokrat, kedua peristiwa di dalam dan di luar. "Mereka (petugas) tidak dinyatakan ketika mereka akan disampaikan bahwa LP kami diterima atau tidak, tetapi mereka kembali merumuskan apa elemen kriminal kemudian dapat diatur dalam masalah yang terjadi di Sumatera Utara di KLB Demokrat. Jadi mereka merumuskan terkait dengan Artikel apa yang akan diatur di sana dan kemudian kita akan diberitahu lagi untuk kepentingan BAP berikutnya, "Rahmat menekankan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gempa Magnitudo 5,1 Getarkan Bolaang Mongondow Timur

Gempa Magnitudo 5,1 Getarkan Bolaang Mongondow Timur Gempa besar-besaran 5,1 bersemangat Mongondow Timur Bola , Sulawesi Utara, Kamis (17/2020). Lindu terjadi pukul 3:30 malam. Gempa bumi tidak memiliki kemungkinan tsunami.Mengantisipasi gempa bumi,Ini harus dilakukan sebelumnya, untuk sesaat, dan setelah gempa bumi. Sebelum: - Pastikan struktur dan lokasi rumah Anda dapat menghindari bahaya yang disebabkan oleh gempa bumi, seperti tanah longsor atau pencairan. Mengevaluasi dan memperbarui struktur bangunan Anda untuk menghindari bahaya gempa bumi. - Kenali lingkungan di mana Anda bekerja: perhatikan lokasi pintu, lift, dan tangga darurat. Dia juga belajar di mana tempat paling aman untuk berlindung. - Pelajari cara melakukan pemadam api pertama dan pemadam kebakaran. - Daftarkan nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat gempa bumi. - Atur furnitur untuk menempel di dinding untuk menghindari jatuh, runtuh, berubah pada saat gempa. - Bangun objek keras di mana pun itu ada di ...

Jokowi: Vaksinasi Covid-19 Dimulai Januari, Jangan Ada yang Bayar

Jokowi: Vaksinasi Covid-19 Dimulai Januari, Jangan Ada yang Bayar Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan bahwa program vaksinasi Covid-19 akan dimulai pada Januari 2021. Ia memastikan bahwa masyarakat akan mendapatkan vaksin Covid-19 secara gratis. "Vaksin sudah ada, tetapi vaksinasinya akan dimulai pada bulan Januari," kata Jokowi ketika memberikan bantuan modal kerja kepada usaha mikro dan kecil di halaman istana Merdeka Jakarta, Rabu (16/16/2020). Menurutnya, dokter, perawat, dan petugas kesehatan lainnya akan diprioritaskan untuk disuntikkan dengan vaksin Covid-19 sebelumnya. Kelompok prioritas penerima vaksin lain, TNI-POLRI dan Guru. "TNI dan polisi nasional karena dia mempertahankan kedaulatan negara. Kepolisian nasional memelihara ketertiban dan keamanan negara. Itu juga perlu diutamakan. Setelah itu, setelah itu kita akan mendapatkan vaksinasi," jelasnya. Pedagang kecil menerima Rp 2,4 juta dari pemerintah. Jokowi menyadari bahwa Pandemi Covid-19 memb...

Kasus Rizieq Shihab Diambil Mabes Polri, Kabareskrim: Untuk Mudahkan Penyidikan

Kasus Rizieq Shihab Diambil Mabes Polri, Kabareskrim: Untuk Mudahkan Penyidikan   Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengatakan, menangani kasus pelanggaran protokol kesehatan (prokes) Pencegahan penyebaran virus korona atau Covid-19 yang melibatkankepemimpinan Front Defenders Islam (FPI) Rizieq Shihab diambil alih oleh Kepolisian Nasional. Bareskrim mulai hari ini. Termasuk kasus serupa yang terjadi di Banten. "Jadi kemarin hari Jumat, 18 Desember, penyelidik Polisi Bareskrim, Polda Metro Jaya, dan Jawa Barat, telah memegang gelar kasus. Dalam hal kasus kami memutuskan tiga kasus ditarik ke Polda Nasional Bareskrim," kata Listyo di Markas Besar Kepolisian Nasional, Jakarta Selatan, Senin (21/12/2020). Menurut Listyo, dua kasus adalah pelanggaran prokes yang melibatkan Rizieq Shihab, yaitu kerumunan di Petamburan Jakarta Barat dan Megamendung, Bogor. Sementara kasus lainnya adalah kegiatan Haul Syeh Abdul Qadir Qadir Jailir di Al-Istiqlaiyyah Islamic Boarding Sc...