Langsung ke konten utama

KPK Dalami Penunjukan Vendor Pilihan Kasus Bansos Covid-19 Juliari Batubara




KPK Dalami Penunjukan Vendor Pilihan Kasus Bansos Covid-19 Juliari Batubara



Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksplorasi penunjukan vendor pilihan dalam pengadaan Bantuan Sosial (Bansos) mengenai penanganan Virus Corona Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek tahun anggaran 2020. Pendalam dilakukan oleh tim investigasi ketika memeriksa dua saksi dari sektor swasta. Saksi adalah Edwyn dan Imam. Edwyn dan imam diperiksa untuk menyelesaikan file investigasi mantan menteri sosial Juliari Coal.


"Edwyn (Pribadi) dan Priest (Pribadi), mengalami pengetahuannya terkait dengan keberadaan beberapa perusahaan sebagai vendor yang dipilih secara khusus untuk ikut serta dalam proyek Bansos di wilayah Jabodetabek pada tahun 2020 di Kemensos," kata juru bicara KPK Ali Fikri Dalam pernyataannya, Kamis (4/3/2021).


Dalam hal ini, KPK menentukan mantan menteri sosial Juliari Peter Coal dan empat tersangka lainnya sebagai tersangka dalam Program Bantuan Sosial Corona (Covid-19) di wilayah Jabodetabek pada tahun 2020. Tersangka lain dalam kasus ini adalah, Petugas Komitmen Resmi di Kementerian Sosial (Kemensos) Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono, dan Ardian Im dan Harry Sidabuke sebagai sektor swasta.


Menerima 10 ribu per paket


KPK curiga yang didasarkan pada temuan awal, Juliari menerima Rp. 10 ribu per variasi kebutuhan dasar dengan harga Rp. 300 ribu. Tetapi menurut KPK, ada kemungkinan bahwa Juliari menerima lebih dari Rp. 10 ribu. Total uang yang diterima oleh Juliari Rp. 17 miliar .pk juga membimbing Juliari menggunakan suap untuk kebutuhan pribadinya, seperti menyewa jet pribadi. Selain itu, suap juga diduga digunakan untuk biaya pemenang kepala daerah di Pilkada secara bersamaan 2020

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gempa Magnitudo 5,1 Getarkan Bolaang Mongondow Timur

Gempa Magnitudo 5,1 Getarkan Bolaang Mongondow Timur Gempa besar-besaran 5,1 bersemangat Mongondow Timur Bola , Sulawesi Utara, Kamis (17/2020). Lindu terjadi pukul 3:30 malam. Gempa bumi tidak memiliki kemungkinan tsunami.Mengantisipasi gempa bumi,Ini harus dilakukan sebelumnya, untuk sesaat, dan setelah gempa bumi. Sebelum: - Pastikan struktur dan lokasi rumah Anda dapat menghindari bahaya yang disebabkan oleh gempa bumi, seperti tanah longsor atau pencairan. Mengevaluasi dan memperbarui struktur bangunan Anda untuk menghindari bahaya gempa bumi. - Kenali lingkungan di mana Anda bekerja: perhatikan lokasi pintu, lift, dan tangga darurat. Dia juga belajar di mana tempat paling aman untuk berlindung. - Pelajari cara melakukan pemadam api pertama dan pemadam kebakaran. - Daftarkan nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat gempa bumi. - Atur furnitur untuk menempel di dinding untuk menghindari jatuh, runtuh, berubah pada saat gempa. - Bangun objek keras di mana pun itu ada di ...

Jokowi: Vaksinasi Covid-19 Dimulai Januari, Jangan Ada yang Bayar

Jokowi: Vaksinasi Covid-19 Dimulai Januari, Jangan Ada yang Bayar Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan bahwa program vaksinasi Covid-19 akan dimulai pada Januari 2021. Ia memastikan bahwa masyarakat akan mendapatkan vaksin Covid-19 secara gratis. "Vaksin sudah ada, tetapi vaksinasinya akan dimulai pada bulan Januari," kata Jokowi ketika memberikan bantuan modal kerja kepada usaha mikro dan kecil di halaman istana Merdeka Jakarta, Rabu (16/16/2020). Menurutnya, dokter, perawat, dan petugas kesehatan lainnya akan diprioritaskan untuk disuntikkan dengan vaksin Covid-19 sebelumnya. Kelompok prioritas penerima vaksin lain, TNI-POLRI dan Guru. "TNI dan polisi nasional karena dia mempertahankan kedaulatan negara. Kepolisian nasional memelihara ketertiban dan keamanan negara. Itu juga perlu diutamakan. Setelah itu, setelah itu kita akan mendapatkan vaksinasi," jelasnya. Pedagang kecil menerima Rp 2,4 juta dari pemerintah. Jokowi menyadari bahwa Pandemi Covid-19 memb...

Kasus Rizieq Shihab Diambil Mabes Polri, Kabareskrim: Untuk Mudahkan Penyidikan

Kasus Rizieq Shihab Diambil Mabes Polri, Kabareskrim: Untuk Mudahkan Penyidikan   Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengatakan, menangani kasus pelanggaran protokol kesehatan (prokes) Pencegahan penyebaran virus korona atau Covid-19 yang melibatkankepemimpinan Front Defenders Islam (FPI) Rizieq Shihab diambil alih oleh Kepolisian Nasional. Bareskrim mulai hari ini. Termasuk kasus serupa yang terjadi di Banten. "Jadi kemarin hari Jumat, 18 Desember, penyelidik Polisi Bareskrim, Polda Metro Jaya, dan Jawa Barat, telah memegang gelar kasus. Dalam hal kasus kami memutuskan tiga kasus ditarik ke Polda Nasional Bareskrim," kata Listyo di Markas Besar Kepolisian Nasional, Jakarta Selatan, Senin (21/12/2020). Menurut Listyo, dua kasus adalah pelanggaran prokes yang melibatkan Rizieq Shihab, yaitu kerumunan di Petamburan Jakarta Barat dan Megamendung, Bogor. Sementara kasus lainnya adalah kegiatan Haul Syeh Abdul Qadir Qadir Jailir di Al-Istiqlaiyyah Islamic Boarding Sc...