Komite II DPD RI Didaulat Serahkan Bantuan Padat Karya dan
Hadiri Peresmian Menara Suar
Wakil Ketua Komite II DPD RI Hasan Basri diminta untuk menyerahkan bantuan tenaga kerja untuk Kementerian Perhubungan dan juga menghadiri peresmian Tanjung Batu, Tarakan, Menara Kalimantan Utara. Ini dilakukan selama kunjungan kerja ke Tarakan pada hari Jumat (2/4). Dalam kesempatan itu Hasan Basri memberikan penghargaan terhadap kinerja dan kehadiran gubernur Kalimantan Utara Zainal seorang Paliwang dan Walikota Tarakan Khairul.
"Kalimantan Utara perlu mendapatkan perhatian anggaran yang lebih besar dan alokasi kementerian, terutama Kementerian Perhubungan karena kegiatan Pro Kepala Daerah dan Kepala Komite DPD Republik Indonesia dalam mendukung program pemerintah," kata Hasan Basri. Dalam sambutannya, Hasan Basri mengatakan bahwa Komite II DPD RI memiliki mitra kerja dua kementerian koordinasi, dan empat institusi dan sembilan kementerian.
Kementerian Perhubungan adalah salah satu mitra Komite DPD II Indonesia. Senator dari Kalimantan Utara berharap bahwa mitra kerja tidak boleh terjebak dalam agenda seremonial belaka. "Jangan biarkan acara seremonial ini tetapi tidak jelas, jadi saya datang untuk menonton ini. Sebelumnya kami hadir dengan BNPB di Nunukan untuk memberikan bantuan kepada pemerintah provinsi Kaltara sekitar 2,3 miliar," jelasnya, "jelasnya.
Sementara itu gubernur provinsi Kalimantan Utara Zainal A. Paliki menyampaikan program padat karya Kementerian Perhubungan dilakukan dengan memberikan pelatihan kepada nelayan. "Diharapkan pelatihan ini dapat meningkatkan ekonomi dan keahlian nelayan karena banyak nelayan tidak memiliki sertifikat dan juga sebagai bentuk penerapan UU 17/2008 tentang pengiriman untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan nelayan dalam kegiatan," dia menjelaskan lagi.
Walikota Tarakan, Khairul dalam sambutannya mengatakan bahwa Tarakan pantas menjadi tempat wisata sehingga kegiatan padat karya kemudian dapat didorong ke Tarakan sehingga pertumbuhan ekonomi di Tarakan meningkat, dan menara flare bisa menjadi ikon tarankan Bahwa ketika turis ke Tarakan pasti akan mengunjungi Menara Suar, namun perlu memprioritaskan anggaran untuk membuat akses jalan yang memadai ke Menara Flare.
Direktur Jenderal Transportasi Laut Agus H. Purnomo mengajukan banding kepada nelayan yang tidak memiliki sertifikat kapal, segera mengurus UPT Kementerian Perhubungan di Kaltara, sebagai legalitas kepemilikan kapal secara gratis. "UPT di bawah Direktorat Jenderal Transportasi Laut Kementerian Perhubungan harus mendukung penggulungan ekonomi dengan cepat dan meminta pengusaha untuk mengikuti peraturan yang ada dan mengingatkan mereka untuk menunda pulang ke atas sebelum Lebaran karena pandemi Covid-19," katanya.
Komite II DPD RI diminta untuk menyerahkan bantuan padat karya dan menghadiri peresmian Menara Flare
Di tempat yang sama, Ketua Peresmian Menara Suar, Hengki Angkasawan, mengatakan bahwa jika peresmian menara Suar adalah salah satu upaya keselamatan dan keselamatan kapal yang masuk Tarakan. "Menara suar ini adalah salah satu keamanan dan keselamatan kapal yang masuk Tarakan.
Ini adalah program pemerintah untuk membantu meringankan kemiskinan dengan menyerap pekerja lokal setempat, "jelas Hengki. Pada akhir acara Hasan Basri ditangkap dalam bantuan program simbolik dan kemudian bersama-sama gubernur, Walikota Tarakan dan Direktur Jenderal Transportasi Laut diresmikan Menara Suar dan melakukan lokasi Joom.

Komentar
Posting Komentar